Postingan

Teknologi dan Industri Media: Radio dan Rekaman Audio

RADIO Radio mendapat julukan sebagai kekuasaan kelima atau the fifth estate, setelah pers (surat kabar) dianggap sebagai kekuasaan keempat atau the fourth estate. Radio adalah alat komunikasi yang memanfaatkan gelombang elektromagnetik seba -ai pembawa pesan yang dipancarkan melalui udara dengan kecepatan yang menyamai kecepatan cahaya. Proses penyampaian pesan itu memerlukan dua sarana utama, yakni sebuah pengirim pesan yang lazim disebut pemancar radio dan sebuah penerima pesan yang dinamakan penerima radio. Pemancar radio pada dasamya adalah alat pembangkit getaran listrik dengan frekuensi sangat tinggi, yang secara teknis disebut frekuensi radio (radio fiequency, disingkat RF), sehingga energinya yang Tersalur melalui antena terlempar ke segala arah sebagai, gelombang elektromagnetik. Sebelum disalurkan kel antena, getaran listrik yang dihasilkan itu "disuntik" dengan ge taran listrik yang lain berupa informasi sehingga yang dipancarkan melalui antena merupakan gel...

Teknologi dan Industri Media: Majalah dan Buku

PERKEMBANGAN MAJALAH Menurut KEKOMINFO majalah adalah penerbitan yang dicetak menggunakan tinta pada kertas dan diterbitkan secara berskala. Pengertian lain majalah adalah penerbitan berskaa yang berisi artikel dan cerita di dalamnya, biasanya bersifat lebih ringan dari surat kabar atau koran.                 Majalah terbit pertama kalai pada tahun 1853 dikota Batavia dengan judul Tijdschrift voor Indische taal lan den volkenkunde yang diterbitkan oleh ikatan kesenian dan ilmu batavia pada masa penjajahan belanda di Indonesia. Ikatan Kesenian dan Ilmu Batavia adalah lembaga kebudayaan yang didirikan di batavia pada tahun 1778. Majalah ini diterjemahkan dengan judul kebebasan & Antropologi Hindia – Belanda, selanjutnya majalah ini disebut dengan nama Tijdshrift van het bataviaasch Genootschap atau yang biasa disingkat TGB (swantoro, 2002).          ...

Teknologi dan Industri Media: Koran Harian (Surat kabar)

                                                                      Koran Masuk Desa Media cetak sendiri ditemukan pertama kali oleh Johannes Gutenberg pada tahun 1455 di Negara Eropa, teknologi mesin cetak Gutenberg mendorong peningkatan buku menjadi hitungan yang tidak sedikit, teknologi percetakan menjadikan teknologi ini semakin mendorong Gutenberg untuk berkembang lebih jauh. Percetakan Negara Republik Indonesia telah berdiri sejak zaman pemerintahan Belanda pada tahun 1809 dengan nama "Lands Drukkerij". Seperti halnya dinegara-negara lain maksud didirikannnya Perum Percetakan Negara (Government Printing Office) adalah untuk mencetak dokumen negara yang pada waktu itu tugasnya adalah mencetak "State Gazette" atau Berita Negara dan Lembaran Negara beserta tambahannya.  Hampir semua Negara mempun...

Teknologi Informasi dan Komunikasi dari analog ke konvergensi media

                                                                Perkembangan Media Cetak Perkembangan komunikasi terus berkembang sering waktu dimulai ditemukannya tulisan sampai sekarang ditemukan berbagai sarana yang memungkin manusia berhubungan satu sama lain tanpa harus terhalang oleh faktor – faktor jarak , kecepatan bahkan waktu. Masa teknologi elektronik penamaan ini tentunya berkaitan dengan kenyataan bahwa sebagian besar kemampuan komunikasi yang ditawarkan oleh teknologi saat ini dimungkinkan oleh bantuan peralatan elektronik. Salah satu keunggulan yang ditawarkan teknologi komunikasi sekarang adalah kemungkinan bagi si penerima komunikasi untuk lebih langsung mengendalikan pesan – pesan yang ditransmisikan. Sekarang penerima komunikasi lebih dapat menentukan pilihan – pilihan yang diinginkan atau dibutuhkan...

Postingan populer dari blog ini